4 min read

Export Data dari Bibit, Import ke Notion

Export Data dari Bibit, Import ke Notion
Photo by Pauline Bernard / Unsplash

Tahapan yang saya lakukan untuk memasukan data transaksi Bibit ke Notion.

Untuk Apa?

Karena saat ini lagi asik asiknya pakai Notion, rasanya semua data ingin dimasukin kesana. Terlebih, saat ini saya mencoba membuat OKR (Objective Key Result) untuk diri saya sendiri disana. Salah satu metrics yang saya ukur adalah persentase menabung setiap bulannya, juga nilai tabungannya itu sendiri. Karena kebutuhan ini, saya mencoba mengeluarkan data transaksi saya di Bibit ke Notion agar datanya bisa saya olah dan muncul di Notion beserta dengan data data saya yang lain.

Data Export Bibit

Untunglah, pada aplikasi Bibit terdapat fitur export transaksi dalam bentuk csv. Sehingga data transaksi nabung saya dapat dengan mudah dipindahkan ke tools lain. Berikut langkah langkah saya lalui dalam melakukan export data tersebut:

1. Pilih E-Statement di Menu Profile

2. Pilih Tab Transaction History

Silahkan masukan rentang waktu data yang akan di export.

3. Cek Email

Data hasil export akan dikirim ke email yang terdaftar pada aplikasi Bibit.

4. Hasil Export

Data yang di export akan memiliki informasi tanggal, reksadana, jumlah investasi, unit, NAV, jenis transaksi, metode pembayaran dan invoice number.

Import Data ke Notion

Untuk import data ke notion, kita bisa saja langsung melakukan import dan data tersebut otomatis akan membentuk tabel di Notion. Namun, ada beberapa penyesuaian yang saya lakukan agar datanya bisa sesuai dengan apa yang diinginkan.

1. Tambahkan kolom ID di paling depan

Pada sebuah tabel di notion, kolom pertama adalah tipe data Name, dimana kolom ini dijadikan semacam penanda utama dari setiap baris, dan biasanya dapat dijadikan page. Secara default, notion akan memilik kolom pertama sebagai name tersebut. Di kasus ini saya tidak ingin tanggal menjadi tipe data name, sehingga saya menambahkan satu kolom baru paling kiri sebagai id.

2. Buat List Produk Reksadana

Karena data yang kita dapatkan ini adalah data transaksi pembelian dan penjualan, maka di setiap barisnya akan ada beberapa transaksi pada reksadana tertentu. Dari data ini saya ingin melihat total nilai dari setiap produk reksadana yang saya beli. Maka dari itu saya buat tabel baru yang hanya berisikan nama reksadana yang pernah saya beli. Kita bisa pivot data tersebut di excel dan copy paste ke table di Notion.

3. Import Data Transaksi

Pada aplikasi notion, klik menu import lalu pilih file csv yang sudah kita tambahkan kolom sebelumnya. Hasil import akan otomatis mejadi table di Notion.

Perhatikan bahwa saya menambahkan kolom tambahan bernama calculated unit yang bertipe formula. Kita tahu bahwa ada dua jenis transaksi di data ini, pembelian dan penjualan. Agar angka unit ini mudah dikalkulasikan, maka saya ingin menambahkan tanda "-" pada kolom unit yang memiliki tipe transaksi penjualan. Caranya, buat satu kolom baru dengan tipe formula yang akan melakukan perkalian dengan -1 apabila tipenya Penjualan.

if(prop("Transaction Type") == "Penjualan", multiply(prop("Unit"), -1), prop("Unit"))
formula yang digunakan untuk menambahkan minus

4. Rubah Kolom Nama Reksadana Menjadi tipe Relation

Nah, ingat kembali kita telah membuat list produk reksadana pada no. 2. Saya ingin menghubungkan nama reksadana di tabel transaksi ini ke tabel tersebut. Caranya saya buat kolom baru dengan tipe relation dan menginputkan nama reksadananya. Seperti ini tampilan saat melakukan input,

5. Buat Rollout di Tabel Produk Reksadana

Setelah tabel transaksi jadi, saya ingin manjumlahkan total nilai dari setiap reksadana yang saya miliki. Caranya, buat satu kolom baru dengan tipe data rollout, lalu konfigurasi rollout tersebut untuk untuk menghitung total Calculated Amount, seperti pada gambar dibawah

6. Buat Kolom untuk Menghitung Market Value

Nah, ini yang agak repot, tahapan selanjutnya adalah saya ingin menghitung dari total unit reksadana yang saya miliki ini nilai market nya saat ini berapa? Untuk itu saya membuat kolom baru bertipe angka bernama Last NAV, lalu isinya diinput dengan NAV reksadana tersebut saat ini. Ini memang agak repot ya, saya sedang mancari cara bagaimana mengotomatiskan ini. Dari data Unit dan Last Nav tersebut kita bisa menghitung jumlah market value. Sisanya, kita bisa bisa masukan kolom tambahan dengan formula yang kita inginkan.

Comments

Sign in or become a hirzani member to join the conversation.
Just enter your email below to get a log in link.