2 min read

Memulai Channel Youtube, Tahapan Pertama: Rutin Menulis Dulu

Memulai Channel Youtube, Tahapan Pertama: Rutin Menulis Dulu
Photo by Zan / Unsplash

Kenapa saya memilih untuk rutin menulis terlebih dahulu, dalam perjalanan memulai channel Youtube

Tantangan Memulai Youtube

Pada perjalanan saya memulai Youtube, saya coba melakukan identifikasi apa saja tantangan yang akan dihadapi dalam memulai hal ini. Salah satu dari kendala tersebut adalah keraguan apakah saya dapat membuat konten secara konsisten dalam waktu yang cukup lama, dan apakah saya memiliki ide untuk topik video yang akan dibuat.

Beberapa bulan yang lalu, saya belum menemukan jawabannya. Kalau dipikirkan rasanya masih besar keraguan untuk bisa mendapatkan ide konten. Namun hampir 2 bulan yang lalu, saya menemukan salah satu solusinya. Dan saat ini, solusi tersebut sedang saya jalankan sampai hari ini.

Gimana Dapet Ide Konten? Apakah Bisa Konsisten?

Ceritanya saya ingin menguji seberapa bisa konsisten dalam produksi konten. Dan juga, apakah saya bisa menemukan topik menarik untuk dibahas. Karena itu, saya memutuskan untuk mencoba rutin menulis.

Drowning
Photo by Kristopher Roller / Unsplash

Menurut saya, dalam proses membuat konten Youtube, kita melalui beberapa tahapan yang sama dengan menulis. Yang membedakan adalah, tidak banyak penghalang bagi kita untuk memulai menulis. Hanya dengan beberapa jam saja kita bisa langsung menulis dan publish konten pertama. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk coba fokus menulis terlebih dahulu. Sebelum upload video pertama di Youtube yang saya targetkan maksimal tanggal 31 Desember 2021, saya akan coba untuk konsisten menulis.

Sejauh ini, pelajaran terpenting yang bisa saya dapatkan adalah, ide konten akan datang apabila kita mulai produksi.

Setelah memulai produksi konten dalam bentuk tulisan, pikiran kita menjadi lebih aktif untuk menemukan ide ide baru. Saat saya selesai dengan konten pertama, saya langsung menemukan ide untuk konten selanjutnya. Bahkan, saat saya menkonsumsi konten pun (nonton video Youtube atau baca artikel), pikiran saya menjadi lebih aktif untuk memikirkan ide yang bisa digunakan sebagai konten. Memang terkadang masih menemukan jalan buntu untuk mendapatkan ide baru. Tapi, satu hal yang pasti, ide menjadi lebih cepat datang ketimbang dulu yang sama sekali belum memulai produksi konten. Jadi, menulis merupakan cara mudah untuk kita menggali ide ide baru.  

Selain itu saya menemukan bahwa konsiten itu memang sulit. Rasa penasaran, passion, dan ketertarikan kita saja tidak cukup. Hal yang membuat gagal konsisten saat ini adalah keterbatasan waktu yang dimiliki. Saat ini saya masih coba mencari metode yang tepat untuk mengakali kendala ini.

Comments

Sign in or become a hirzani member to join the conversation.
Just enter your email below to get a log in link.